SuaraMu – Tim JagalMu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember menyampaikan policy brief mengenai kajian dasar pembentukan Korps Juru Sembelih Halal Muhammadiyah (JagalMu) kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., dalam momentum Tabligh Akbar Hari Ber-Muhammadiyah yang digelar di Komplek Perguruan Muhammadiyah Watukebo, Banyuwangi, Sabtu (1/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Tim JagalMu didampingi Ketua PDM Jember, Prof. Dr. Aminullah Elhady. Audiensi singkat dilakukan di sela-sela rangkaian kegiatan sebelum Prof. Haedar Nashir dan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.A.P., memasuki panggung utama.
Dalam kesempatan itu, perwakilan JagalMu menyampaikan latar belakang berdirinya gerakan tersebut, sekaligus memohon arahan, dukungan, dan restu dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah agar JagalMu dapat berkembang menjadi wadah resmi yang terkoordinasi secara nasional di bawah Persyarikatan.
Sebagai bentuk penghormatan, Tim JagalMu juga menyerahkan cinderamata berupa pisau sembelih kepada Prof. Haedar Nashir dan Prof. Muhadjir Effendy.
Usai rangkaian acara, Ketua JagalMu Kabupaten Jember, Ustadz Faht Jauzi Amri, bersama Dewan Penasehat JagalMu Kabupaten Jember, Prof. Bayu Taruna Widjaja Putra, S.TP., M.Eng., M.Ag., Ph.D., kembali berdialog secara langsung dengan Prof. Haedar Nashir untuk menyampaikan lebih rinci gagasan pembentukan Korps JagalMu.
Baca Juga: JagalMu dan Jalan Panjang Misi Syiar Dakwah Sembelih Halal Kader Muhammadiyah
Dalam audiensi tersebut, Prof. Bayu menjelaskan bahwa keberadaan juru sembelih halal memiliki posisi strategis dalam menjaga kehalalan produk pangan. Menurutnya, jaringan juru sembelih halal Muhammadiyah (JagalMu) telah berkembang di berbagai daerah sehingga diperlukan wadah yang mampu menyatukan pembinaan, standardisasi kompetensi, dan koordinasi organisasi dalam satu sistem yang terintegrasi.
“Kami menyampaikan urgensi juru sembelih halal di lingkungan Muhammadiyah. Jaringan silaturahmi juru sembelih telah berkembang secara nasional. Harapan kami, JagalMu dapat menjadi gerakan resmi Muhammadiyah yang terstruktur dari tingkat pusat hingga daerah serta menjadi salah satu isu strategis yang dapat dibahas dalam forum Persyarikatan,” ujar Prof. Bayu.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Bayu juga menyerahkan Policy Brief JagalMu kepada Prof. Haedar Nashir sebagai bahan kajian bagi Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Dokumen tersebut memuat usulan pembentukan Korps Juru Sembelih Halal Muhammadiyah sebagai wadah yang bertugas mengembangkan kompetensi juru sembelih halal berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), menyusun standar operasional penyembelihan sesuai syariat, mengembangkan sistem informasi dan sertifikasi, serta memperkuat perlindungan profesi juru sembelih halal. Selain itu, policy brief juga mengangkat sejumlah tantangan di lapangan, di antaranya masih ditemukannya praktik penyembelihan yang belum sesuai ketentuan syariat maupun standar higienitas, sehingga diperlukan sistem pembinaan yang lebih terstruktur.
Menanggapi penyampaian tersebut, Prof. Haedar Nashir memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Tim JagalMu. Menurut keterangan Tim JagalMu, Ketua Umum PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa policy brief tersebut akan dipelajari lebih lanjut sebagai bahan pembahasan di tingkat Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait kemungkinan langkah-langkah legal formal ke depan.
Ketua JagalMu Kabupaten Jember, Ustadz Faht Jauzi Amri, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan menyampaikan gagasan tersebut secara langsung kepada pimpinan Persyarikatan.
“Alhamdulillah kami dapat menyampaikan maksud dan tujuan hadirnya JagalMu secara langsung. Kami berharap JagalMu memperoleh dukungan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah sehingga dapat berkembang menjadi wadah yang menghimpun para juru sembelih halal Muhammadiyah dalam satu komando organisasi,” katanya.
Audiensi tersebut berlangsung bertepatan dengan Tabligh Akbar Hari Ber-Muhammadiyah yang mengangkat tema “Jihad Ekonomi untuk Kemandirian Organisasi” dan dirangkaikan dengan peresmian MentariMu Mart, salah satu amal usaha baru PCM Watukebo sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi Persyarikatan.
Melalui penyampaian policy brief ini, Tim JagalMu berharap gagasan pembentukan Korps Juru Sembelih Halal Muhammadiyah dapat menjadi bagian dari pembahasan di lingkungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sehingga ke depan hadir wadah yang mampu memperkuat pembinaan, standardisasi, dan profesionalisme juru sembelih halal di lingkungan Muhammadiyah.


