Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

TK Ababe Gelar Parenting Education: Ajak Orang Tua Rasakan Pengalaman Belajar Anak di Kelas

Sidoarjo – Tidak hanya menjadi tempat belajar bagi anak-anak, TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Bebekan atau yang akrab dikenal dengan TK Ababe, kini juga menjadi ruang pembelajaran bermakna bagi para orang tua. Pada Sabtu, 11 Oktober 2025, lembaga pendidikan usia dini ini menggelar kegiatan Parenting Education yang mengangkat pendekatan unik: mengajak wali murid merasakan langsung menjadi anak di ruang kelas.

Menyatukan Visi Misi Pendidikan Rumah dan Sekolah

Dalam era pendidikan modern, keterlibatan orang tua bukan lagi sekadar memberikan fasilitas belajar di rumah. Kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan tumbuh kembang anak secara holistik. Memahami hal itu, TK Ababe menghadirkan Parenting Education sebagai jembatan sinergi antara sekolah dan keluarga.

Ustadzah masunniyah tk ababe

Kepala TK Ababe, Ustadzah Massuniyah, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menyatukan visi dalam mendidik anak-anak. “Parenting Education ini kami selenggarakan dalam rangkah membangun kolaborasi  antara orang tua dan sekolah. Dengan merasakan sendiri suasana belajar anak-anak, para wali murid diharapkan bisa lebih memahami proses pembelajaran yang kami terapkan di sekolah dan bagaimana peran rumah bisa menyempurnakan pendidikan tersebut,” ujar Ustadzah Massuniyah.

Simulasi Belajar: Orang Tua ‘Kembali’ Jadi Anak-anak

Yang membuat acara ini berbeda adalah konsep learning by doing yang diterapkan bagi para orang tua. Mereka tidak hanya mendengar paparan materi, namun diajak masuk ke dalam kelas dan mengikuti simulasi sebagai ‘murid TK’. Duduk di bangku kecil, bermain, menyanyi bersama guru, hingga membuat kreasi sederhana—semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman otentik seperti yang dialami anak-anak mereka setiap hari.

Salah satu aktivitas menarik adalah sesi mewarnai brokoli, di mana para wali murid diajak menggunakan potongan sayuran tersebut sebagai media cap dan warna. Aktivitas ini biasa dilakukan oleh anak-anak untuk melatih motorik halus sekaligus menumbuhkan kreativitas. Melalui kegiatan ini, para orang tua dapat menyelami proses belajar anak secara langsung, mulai dari suasana, tantangan, hingga dinamika interaksi di kelas.

Antusias dan Seru Dari Orang Tua

Antusiasme pun tampak dari para peserta. Banyak di antara orang tua yang mengaku baru pertama kali merasakan suasana belajar di ruang kelas anaknya sendiri. Salah satunya, Grace Putri, wali murid dari kelompok TK A menyampaikan kesan mendalamnya. “Ternyata tidak mudah ya ‘kembali’ menjadi anak-anak. Duduk memperhatikan hingga fokus mengikuti arahan pengajar secara aktif. Dari kegiatan ini saya jadi lebih menghargai usaha anak kami dalam belajar dan semakin semangat membersamai proses belajarnya,” ungkap Grace.

Agenda Rutin untuk Membangun Kolaborasi

Kegiatan Parenting Education ini bukan sekadar agenda pertama dan terakhir, melainkan program yang digelar secara berkala dan menjadi bagian penting dari strategi pembelajaran di TK Ababe.

Hal ini selaras dengan nilai-nilai dasar yang dipegang teguh oleh sekolah, yaitu membangun keterpaduan antara pendidikan di lingkungan sekolah dan peran aktif keluarga dalam proses tumbuh kembang anak. Dengan kolaborasi yang erat antara guru dan orang tua, TK Ababe berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang harmonis, suportif, dan berorientasi pada perkembangan karakter serta potensi anak secara utuh.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *