Sidoarjo – TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Bebekan terus mendorong peningkatan kualitas publikasi sekolah melalui kegiatan Sharing Menulis Kreatif yang digelar pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan Grace Putri Aria—seorang profesional kepenulisan dan praktisi media komunikasi dengan pengalaman lebih dari 13 tahun—yang juga merupakan salah satu wali murid TK Ababe.
Dalam sesi berbagi tersebut, Grace Putri memaparkan pengalaman, pola kerja kreatif, serta teknik praktis dalam membangun ide dan mengolah cerita agar menjadi tulisan yang menarik, mudah dipahami, dan relevan sebagai pemberitaan sekolah.
Menurut Grace, sekolah saat ini bukan hanya menghadirkan layanan pendidikan, tetapi juga perlu membangun komunikasi publik yang berkualitas.
“Setiap kegiatan sekolah selalu punya nilai inspiratif. Tugas Humas adalah menangkap momen itu, mengolahnya, lalu menyampaikannya dengan bahasa yang hidup, sederhana, dan dekat dengan pembaca. Menulis berita bukan soal panjangnya tulisan, tetapi bagaimana pesan utamanya sampai dan memberi dampak.”

Grace juga menekankan pentingnya konsistensi, dokumentasi yang rapi, serta penggunaan angle yang tepat agar pemberitaan sekolah tidak hanya informatif, tetapi juga menguatkan citra lembaga.
Kegiatan sharing ini disambut sangat baik oleh jajaran pendidik dan Tim Humas TK Ababe. Kepala Sekolah, Ustadzah Massuniyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi dorongan baru bagi tim dalam menghasilkan publikasi yang lebih inspiratif dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik bagi kami untuk meningkatkan kualitas pemberitaan sekolah. Ke depan, semoga publikasi TK Ababe semakin rapi, jelas, dan bermanfaat bagi orang tua serta masyarakat.” ungkap Ustadzah Nia.
Kegiatan ini menjadi langkah penting bagi TK Ababe untuk memperkuat budaya dokumentasi dan publikasi yang profesional. Dengan semakin berkembangnya kebutuhan komunikasi digital, sekolah dituntut untuk mampu menghadirkan informasi yang relevan, positif, dan mampu menggambarkan karakter lembaga secara utuh. Melalui pelatihan ini, diharapkan setiap guru dan tim humas dapat terus mengasah keterampilan bercerita, menemukan sudut pandang yang inspiratif, dan menerjemahkan setiap kegiatan menjadi pesan yang bernilai.


