KabarMu — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Geluran terus menghadirkan inovasi dalam memudahkan ibadah qurban bagi jamaah. Melalui program Tabungan Qurban yang telah berjalan selama kurang lebih delapan bulan, PRM Geluran berhasil menghimpun sebanyak 60 peserta pengqurban untuk Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Program ini dirancang sebagai solusi perencanaan ibadah qurban yang lebih ringan dan terjangkau. Jamaah dapat menabung secara bertahap (cicilan) dengan sistem yang terstruktur, sehingga pelaksanaan qurban tidak lagi menjadi beban mendadak, melainkan bagian dari perencanaan ibadah jangka menengah.
Seiring perkembangan, PRM Geluran juga menghadirkan layanan Tabungan Qurban berbasis digital yang memudahkan jamaah dalam melakukan pencatatan, monitoring setoran, serta komunikasi secara lebih praktis dan transparan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus kepercayaan jamaah dalam berpartisipasi.

Koordinator Tabungan Qurban PRM Geluran, Nurdian Safri, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian target hewan qurban, tetapi juga membangun kesadaran kolektif jamaah dalam beribadah.
“Melalui Tabungan Qurban, kami ingin memudahkan jamaah untuk berqurban sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam Ibadah Spiritual dan Sosial. Target kami tahun ini bisa menghimpun minimal 12 sapi secara kolektif,” ujarnya.
Ditemui pada Senin, 6 April 2026, ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini progres penghimpunan telah mencapai 9 sapi dan 2 ekor kambing, dan masih terus bergerak menuju target yang ditetapkan.
Lebih dari sekadar target jumlah, PRM Geluran juga menekankan nilai syiar dan perluasan manfaat. Daging qurban diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima, khususnya masyarakat yang membutuhkan, sehingga ibadah qurban tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga sosial.
Bagi jamaah dan kaum muslimin yang berkenan berpartisipasi, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan s.id/daftar-qurbanmu atau secara langsung dengan mengunjungi pusat layanan Qurban di Masjid Al-Dakwah Geluran.
Dengan pendekatan yang terencana, digital, dan kolaboratif, program Tabungan Qurban PRM Geluran menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan ibadah berbasis jamaah—menggabungkan kemudahan, transparansi, kebersamaan, dan kebermanfaatan yang lebih luas.


